• MLC-NASIR-PENGAWAS DIKMEN
  • Pendidikan mengajarkan manusia melintasi ruang dan waktu

Elearning di Tengah Learning Lost

Era pandemi COVID-19 telah membawa tantangan besar bagi dunia pendidikan. Dikenal sebagai "learning lost" atau kehilangan pembelajaran, pandemi telah mengakibatkan gangguan pada proses belajar mengajar di berbagai tingkat pendidikan. Namun, di tengah tantangan ini, teknologi eLearning telah menjadi salah satu solusi yang menjanjikan untuk menjembatani kesenjangan pembelajaran.

eLearning, atau pembelajaran elektronik, merupakan bentuk pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan pendidikan secara daring. Dalam konteks learning lost, eLearning menjadi alternatif yang efektif untuk terus memberikan kesempatan belajar kepada siswa tanpa harus bertatap muka secara langsung.

Salah satu keunggulan utama eLearning adalah fleksibilitas waktu dan tempat. Siswa dapat mengakses materi pembelajaran dari rumah atau di mana saja dengan menggunakan perangkat seperti laptop, tablet, atau smartphone. Hal ini memungkinkan siswa untuk tetap terlibat dalam proses pembelajaran tanpa mengorbankan keselamatan mereka di tengah pandemi.

Tidak hanya itu, eLearning juga menyediakan berbagai sumber belajar yang beragam. Guru dapat menyajikan materi dalam bentuk video, audio, teks, dan interaktif. Ini memberikan kesempatan bagi siswa dengan gaya belajar yang berbeda untuk mengakses informasi dengan cara yang sesuai dengan preferensi mereka.

Selain itu, eLearning juga memungkinkan adanya komunikasi dan interaksi antara guru dan siswa melalui platform pembelajaran daring. Guru dapat memberikan tugas, mengadakan diskusi, dan memberikan umpan balik secara langsung kepada siswa. Siswa juga dapat berinteraksi dengan teman sekelasnya melalui forum diskusi atau kelompok belajar daring.

Namun, meskipun eLearning menawarkan banyak manfaat, masih ada tantangan yang perlu diatasi. Salah satunya adalah aksesibilitas teknologi. Tidak semua siswa memiliki perangkat dan koneksi internet yang memadai untuk mengikuti pembelajaran secara daring. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan lembaga pendidikan untuk berupaya memberikan akses yang lebih merata bagi siswa dari berbagai latar belakang.

Selain itu, pendekatan pembelajaran online juga memerlukan adaptasi dari guru dan tenaga pendidik. Mereka perlu mengembangkan keterampilan baru dalam menyajikan materi secara daring dan mengelola pembelajaran dalam lingkungan virtual. Pelatihan dan dukungan dari pihak terkait akan sangat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran eLearning.

Dalam menghadapi learning lost, eLearning menjadi harapan bagi kelangsungan pendidikan di tengah pandemi. Dengan upaya bersama dari pemerintah, lembaga pendidikan, guru, dan siswa, eLearning dapat menjadi alat yang kuat untuk mengatasi tantangan dan memastikan pendidikan yang berkualitas bagi semua, di mana pun mereka berada.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
3 Kemungkinan Mengapa Orang Percaya Teori Konspirasi

Ada ratusan atau bahkan ribuan teori konspirasi di dunia ini. Meski banyak yang tidak percaya, ada segelintir orang yang meyakini kebenaran dari teori konspirasi yang beredar. Teori ko

15/01/2023 21:23 - Oleh Administrator - Dilihat 895 kali
Karakteristik dan Prinsip Pembelajaran Abad 21

Pembelajaran Abad 21 merujuk pada pendekatan pembelajaran yang disesuaikan dengan tuntutan dan kebutuhan zaman sekarang, terutama dalam menghadapi perubahan yang cepat dan kompleks dala

15/01/2023 21:23 - Oleh Administrator - Dilihat 7542 kali
Tiga Tips Menghindari Pencurian Data, Mesti Tahu!

Tersebarnya data pengguna Tokopedia, dan sebelum itu BukaLapak, mengingatkan pentingnya keamanan di dunia maya. Ini 3 tips penting menjaga akun kita tetap aman. Pakar keamanan internet

15/01/2023 21:23 - Oleh Administrator - Dilihat 499 kali